Green School Bali: Tempat Belajar Asyik dan Paling Unik di Bali

logo-18

Kabar Aksaramaya

Green School Bali merupakan salah satu sekolah internasional yang menyatukan konsep alam atau lingkungan dengan konsep pendidikan. Sekolah yang terbilang unik ini berada di desa Banjar Saren, Kecamatan Abiansemal, kabupaten Badung, Bali.

Soalnya, seluruh gedung yang ada di sekolah Green School Bali menggunakan bambu dan memiliki konsep ramah lingkungan. Para siswa-siswi yang belajar di sekolah ini disuguhkan suasana nyaman dan menyatu dengan alam. Di mana tidak seperti gedung sekolah-sekolah pada umumnya, ruang kelasnya dibuat terbuka, sehingga membuat para siswa nyaman dalam belajar.

Tujuan utama dari didirakannya sekolah Green School Bali ini ialah untuk mengembangkan kebiasaan-kebiasaan bertanggung jawab, utamanya dalam hal alam sebagai lingkungan hidup manusia yang harus diwariskan kepada dari generasi sebelumnya kepada generasi muda yang akan datang.

Selain itu, tujuan dari Green School Bali ini adslah untuk menjadi model keberlanjutan (sustainable), bukan cuma dalam ranah pendidikan tetapi dalam perkembangan arsitektur bambu pula. Bahkan faktanya model arsitektur bambu ini sudah banyak ditinggalkan orang-orang karena modernisasi pembangunan.

Pendiri Green School Bali

Rencana Pembangunan sekolah Green School Bali ini sendiri sebetulnya sudah dinisiasi sejak tahun 2006 oleh sang pengagas utama John dan Cynthia Hardy yang merupakan mantan pengusaha perhiasan asal Canada. Sedangkan masa pembangunan sekolah ini berlangsung selama kurang lebih dua tahun lamanya.

Akhirnya pada bulan September 2008, sekolah Green School Bali ini rampung di kerjakan sekaligus pertama kali dibuka secara resmi. Ketika pertama kali dibuka sekolah Green School Bali sudah mempunyai 90 siswa dan kelas khusus yang bermula dari hutan dan persawahan.

Sejak saat itu, sekolah Green School Bali ini berkembang menjadi 400 siswa dan menjadi salah satu contoh inspiratif pendidikan yang keberlanjutan. Bahkan, sekolah ini sudah tidak ada lagi ruang kelas tradisional, akan tetapi struktur bambu besar yang dikelilingi oleh phon-pohon rindang dan menara di atas semak-semak.

Desain Sekolah yang Ekologis

Sementara sekolah-sekolah lain mungkin menggunakan konteks kata “hijau” atau “green” dalam upaya daur ulang atau desain lingkungan. Namun, sekolah Green School Bali ini membawa konteks hijau ke tier level yang lebih tinggi lagi.

Bahkan, 75 lebih bangunan di sekolah ini didukung dan didirikan oleh sumber energi terbarukan, di antaranya seperti tenaga mikro – hidro, dari tenaga surya, pusaran tenaga air, dan bio – diesel. Selain itu, sekolah ini dirancang pada ” sistem permakultur organik ” yaitu sebuah sistem yang dimaksudkan guna bekerja dengan ekologi alam tanah, serta para siswa bisa mengelola kebun organik sebagai bagian dari aktivitas di sekolah.

Bahan-bahan utama dalam pembangunan gedung-gedung sekolah Green School Bali ini utamanya dari sumber daya terbarukan yakni bambu-bambu kualitas terbaik, alang-alang Bali, dan dinding lumpur tradisional dari tanah liat.

Bangunan sekolah Green School Bali ini merupakan salah satu potensi bangunan skala besar dengan arsitektur bambu. Sedangkan, panjang dari bangunan sekolah ini yang termasuk bangunan ” The Heart of School” yaitu sepanjang 60 meter. 

Struktur gedung di Green School Bali ini dibangun dengan tiang-tiang bambu yang diperkirakan jumlahnya mencapai 2500 lebih batang bambu. Sekolah ini mempunyai meja yang terbuat dari bambu, sehingga bisa dibilang segala sesuatunya menggunakan bahan dasar bangunan yang terbarukan yaitu bambu.

Berangkat dari fakta tersebut, sekolah Green School Bali bisa ditafsirkan bahwa akan terus dikembangkan karena dengan bahan yang terbarukan dan sekolah ini dapat terus diperbaharui tanpa merusak alam. Alasan utamanya adalah bahan baku bangunan yaitu bambu yang proses tumbuhnya lebih cepat, apabila dibandingkan dengan kayu yang tumbuhnya memerlukan puluhan tahun.

Penghargaan yang Didapat Green School Bali

Setelah tiga tahun beroperasi sejak diresmikan, sekolah Green School Bali sudah mengguncang pemikiran-pemikiran organisasi konvensional dan institusi-institusi di seluruh dunia.

Sekolah swasta yang ada di Bali ini pada tahun 2022 kemarin sempat dinobatkan sebagai finalis top 3 besar untuk Penghargaan Sekolah Terbaik se-Dunia atau disebut The World’s Best School Prizes untuk aksi lingkungan.

Program penganugerahan untuk sekolah-sekolah terbaik dengan skala dunia tersebut diinisiasi oleh T4 Education, yaitu sebuah platform untuk pendidikan dan sekolah.

Selain itu, sekolah Green School Bali ini juga memperoleh penghargaa lain, di antaranya meliputi penghargaan pada tahun 2012 sebagai sekolah paling hijau di dunia (The Greenest School on Earth) oleh US Green Building Council di Amerika dan penghargaan pada tahun 2010 sebagai finalis Green School pada ajang Aga Khan Award untuk bidang Arsitektur Bambu.

Semoga dengan keberadaan sekolah Green School Bali ini bisa menginspirasi pihak pemerintah dan swasta dalam mengembangkan sekolah dengan kurikulum yang unik ini. Apabila sekolah-sekolah di Indonesia yang lain dapat mencontoh konsep pendidikan di Green School Bali, kemungkinan tidak akan ada lagi penjarahan hutan secara liar, dan illegal logging, karena sejak kecil sudah dididik untuk mencintai alam. Salam Literasi!

Daerah Anda ingin mengembangkan budaya literasi melalui platform teknologi perpustakaan digital? Hubungi partnership@aksaramaya.com atau 0859106725577