Papua Future Project: Wujudkan Mimpi Anak-Anak Papua Pedalaman Melalui Pendidikan

logo-18

Kabar Aksaramaya

Anak-anak yang hidup di daerah perkotaan pasti serba memiliki privilege yang tidak dimiliki oleh semua orang. Misalnya seperti akses pendidikan, teknologi, bahkan transportasi yang mudah dapat ditemukan di berbagai kota besar di Indonesia. Namun sayangnya, tidak dengan anak-anak di pedalaman Papua.

Sahabat literasi mungkin sering mendengar masih banyaknya keterbatasan akses pendidikan di tanah Papua. Hal tersebut dikarenakan letak geografisnya yang berada di topografi pegunungan yang menghambat akses transportasi sampai teknologi di sana.

Minimnya fasilitas yang ada di pedalaman Papua membuat tingkat buta huruf masih tinggi dan minimnya tenaga pengajar disana. Khususnya nasib pendidikan bagi anak-anak yang ada di Pulau Mansinam, Papua yang kurang merata.

Pulau yang berjarak sekitar 8 kilometer dari ibu kota provinsi Manokwari, Papua Barat, ini sebetulnya bukan daerah terpencil. Namun, jarak tempuh yang jauh dan letak geografis yang didominasi pegunungan, menjadi sebuah dinding penghalang antara anak-anak dengan akses pendidikan.

Selain itu, di Pulau Mansinam ini masih minimnya sarana dan prasarana pendidikan. Bahkan, masih ada anak-anak disana yang belum menguasai pelajaran dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung.

Berangkat dari permasalahan literasi tersebut, Bhrisco Jordy Dudi Padatu merupakan seorang pemuda asal Papua yang menginginkan adanya perubahan cerah di tanah kelahirannya pada masa depan. Maka dari itu, Jordy menginisiasi sebuah komunitas literasi yang bernama Papua Future Project.

Komunitas ini memfokuskan diri untuk mengembangkan pendidikan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Selain itu, komunitas Papua Future Project juga menjadi tombak awal adanya gerakan literasi di Bumi Cenderawasih.

Lahirnya komunitas ini berawal dari keprihatinan atas ketimpangan pendidikan di pedalaman Papua yang dimana angka buta huruf masih tinggi. Oleh karena itu, Jordy bertekad untuk membuat satu langkah perubahan dengan membangun komunitas literasi ini.

Komunitas Papua Future Project ini digagas karena sebuah tujuan untuk menciptakan pendidikan yang berkelanjutan. Komunitas ini juga berupaya untuk mendukung serta membantu anak-anak di pedalaman Papua dengan memberikan macam-macam fasilitas literasi, seperti penyediaan perpustakaan dan pelatihan kepada para pendidik lokal.

Jordy dalam komunitas yang dibangunnya ini menerapkan sebuah metode belajar dengan membawa konsep holistik atau kontekstual. Bahkan, Papua Future Project juga menggaet para dosen dan UNICEF untuk berkerja sama dalam membangun sistem pembelajaran holistik yang efektif kepada anak-anak di pedalaman Papua.

Awalnya Papua Future Project (PFP) cuma bergerak di kolom saja. Namun, berkat kegigihan dan ketulusannya, PFP pada tahun 2022 lalu meraih penghargaan Semangat Astra Terpadu (SATU) Indonesia Award ke-13 di bidang pendidikan.

Sesudah memenangkan penghargaan Satu Indonesia Award, akhirnya Papua Future Project berhasil menjangkau 14 kampung di wilayah Papua Barat Daya dan Papua Barat. Pada dua wilayah tersebut terdapat sekitar 8 Kabupaten dan Kota yang dicover dan ada sekitar 725 anak yang sudah merasakan perubahan dari program literasi dari komunitas ini.

Papua Future Project mempunyai target perluasan literasi kedepannya hingga 100 kampung pada 2025 nanti. Bahkan, Alumni President University berupaya untuk menjadikan komunitas Papua Future Project ini menjadi sebuah Lembaga yang dapat memberikan dampak yang baik demi masa depan di Papua Barat.

Berkat fondasi literasi yang dibangun kuat oleh Papua Future Project, kedepannya bisa menjadi tonggak masa depan seluruh anak Papua yang merupakan calon memimpin Bangsa. Papua Future Project diharapkan bisa menjadi ladang bagi anak-anak muda dalam berpartisipasi di berbagai macam kegiatan yang bermanfaat. Sebab generasi muda Indonesia menjadi sumber utama lahirnya perubahan bangsa.

Daerah Anda ingin mengembangkan budaya literasi melalui platform teknologi perpustakaan digital? Hubungi partnership@aksaramaya.com atau 0859106725577